Siapa yang tidak suka melihat pertunjukan tari? Semua orang pasti tertarik. Sayangnya beberapa tarian daerah dan asal-usulnya beberapa belum terpapar. Di sisi lain, tarian daerah yang telah diekspos oleh publik semakin dikenal luas bahkan ke negara-negara asing. Sebut saja Reog Ponorogo ke Kecak. Kedua tarian ini adalah tarian yang sering diekspos ke publik ke luar negeri. Namun, itu berbeda dengan tarian tradisional yang tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas. Bahkan satu-satunya orang dari tarian sering menunjukkan tarian itu. Nah, agar tarian-tarian di Nusantara juga dikenal masyarakat luas, tidak ada salahnya kita juga mengenalkan seni ini. Berikut ini adalah beberapa tarian yang berasal dari Indonesia timur dan belum terekspos oleh banyak orang.

area-dansa-asal-yang-belum-banyak-ter-ekspos-2

Sponsor: menciptakan pasar

  1. Menari hopong

Kebanyakan orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, bagi sebagian orang yang tinggal di daerah lain, tentu tidak mengenal tarian yang satu ini. Tari Hopong sendiri adalah piala tarian yang ditampilkan ketika ritual tradisional diadakan. Orang-orang yang menggunakan tarian ini dalam ritual tradisional adalah orang-orang Helong. Komunitas Helong adalah komunitas yang hidup di Pulau Timor dan Pulau Semao. Kedua pulau ini tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Upacara Hopong, begitulah orang menyebutnya. Upacara itu rupanya diadakan untuk merayakan apa yang diberikan oleh Tuhan dan leluhur mereka. Tarian akan dipentaskan pada ritual panen padi tradisional yang konon diadakan di rumah yang dipilih. Tidak hanya orang-orang yang berpartisipasi dalam upacara panen padi, tetapi juga para pemimpin tradisional kepada para tetua dan berbagai lapisan masyarakat Helong. Salah satu jenis seni rupanya menggambarkan nilai-nilai agama dan gotong royong yang masih melekat pada semua orang, terutama komunitas Helong.

  1. Tarian Kataga

Tarian yang juga berasal dari Indonesia timur adalah Taria Kataga. Tarian Kataga berasal dari Kabupaten Sumba Barat. Berbeda dengan tarian Hopong, tarian Kataga menekankan nuansa peperangan. Ya, Kataga dikenal oleh orang-orang Sumba Barat sebagai tarian perang. Para penari adalah penari pria yang mahir menari. Penari yang dipilih akan mengenakan kostum perang tradisional dan lengkap dengan senjata perang dalam bentuk perisai dan pedang. Tarian ini juga ditampilkan dalam berbagai acara seperti upacara tradisional, acara penyambutan tamu hingga pertunjukan budaya.

Meskipun tarian di atas masih sering dilakukan di beberapa acara seperti upacara tradisional dengan judul budaya, tetapi ternyata tarian tradisional tidak dapat membuat populer. Nah, sudah tugas kita sebagai generasi penerus untuk melanjutkan seni nusantara. Dengan begitu, seni tradisional ini tidak akan hilang karena masuknya seni baru ke seni dari negara lain.

Pos tarian Daerah dan barang-barang yang belum terekspos banyak muncul pertama kali di Info Budaya Indonesia.